Rohul Tancap Gas di Dunia Pendidikan: Guru dan Kepala Labor PAI Ikuti Pelatihan Elite Nasional

IMG-20260418-WA0007

Rokan Hulu – Inforiau1.com
Ada geliat perubahan yang tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Dunia pendidikan agama di Kabupaten Rokan Hulu kini benar-benar bergerak. Bukan sekadar wacana, tapi langkah nyata.

Puluhan guru dan Kepala Laboratorium Pendidikan Agama Islam (PAI) digembleng dalam Pelatihan Penguatan Kompetensi yang digelar selama sepekan penuh, 10 hingga 16 April 2026. Ini bukan pelatihan biasa—ini adalah upaya serius untuk membongkar pola lama yang selama ini dianggap stagnan.

Didatangkan langsung dari Jakarta, dua widyaiswara nasional hadir tanpa kompromi: Dr. Yasri, M.Pd dan Drs. H. Bahruddin, M.Pd.
Keduanya tidak sekadar memberi materi, tetapi “mengguncang” cara berpikir peserta tentang bagaimana seharusnya pendidikan agama diajarkan di era modern.

Berbagai strategi tajam dibedah tanpa basa-basi:
Manajemen Laboratorium PAI berbasis modern dan terarah
Inovasi pembelajaran agar tidak lagi kaku dan membosankan
Pembentukan guru PAI yang profesional, adaptif, dan berdampak nyata

Dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Rokan Hulu serta Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu menjadi sinyal kuat:
Pendidikan agama di Rokan Hulu tidak lagi berjalan di tempat. Ini adalah momentum perubahan.

Suasana pelatihan pun jauh dari kata formalitas.
Diskusi berjalan hidup, ide-ide segar bermunculan, dan semangat perubahan terasa di setiap sesi. Para peserta tidak hanya duduk mendengar-mereka terlibat, berpikir, dan menyiapkan langkah nyata.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi titik balik.

Para peserta kini memikul tanggung jawab baru: menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing,
Rokan Hulu sedang berbenah
Dan dari sini, harapan itu tumbuh-bahwa pendidikan agama tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dari Rokan Hulu, untuk masa depan pendidikan Indonesia yang lebih berdaya dan bermartabat.(Yunizar)