Antisipasi Risiko, PUPR Rohul Tertibkan Tumpukan Kayu di Tiang Jembatan Ujungbatu
Ujung Batu Rohul – Inforiau1.com Keselamatan masyarakat tak boleh ditunda. Menyadari ancaman serius terhadap salah satu akses vital warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bergerak cepat membersihkan tumpukan kayu yang menyangkut di tiang Jembatan Ujungbatu, Jumat (3/4/2026).
Langkah cepat ini bukan sekadar rutinitas teknis, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat. Sebab, tumpukan kayu yang terbawa derasnya arus sungai itu bukan hal sepele. Jika dibiarkan, material tersebut bisa menjadi ancaman serius bagi kekuatan struktur jembatan dan keselamatan para pengguna jalan.
Tumpukan kayu terlihat menumpuk di sekitar pilar jembatan, menghambat aliran air dan menambah tekanan pada konstruksi penyangga. Dalam kondisi cuaca ekstrem dan meningkatnya debit air, situasi seperti ini sangat berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur, bahkan memicu risiko yang lebih besar.
Melihat kondisi itu, Tim PUPR Rohul bersama UPT VI Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau langsung turun ke lapangan dengan membawa peralatan untuk mengevakuasi material kayu yang tersangkut.
Proses pembersihan dilakukan secara manual dan bertahap karena posisi kayu yang sulit dijangkau. Meski medan cukup menyulitkan, petugas tetap bekerja penuh kehati-hatian demi memastikan jembatan tetap aman dan dapat difungsikan sebagaimana mestinya oleh masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Rohul, H. Zulfikri, ST, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan merawat infrastruktur publik, khususnya jembatan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.
“Pembersihan ini sangat penting agar tidak terjadi penumpukan yang dapat membahayakan struktur jembatan maupun keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama di musim hujan seperti saat ini. Sebab, derasnya aliran sungai berpotensi membawa hanyutan kayu, ranting, dan material lainnya yang sewaktu-waktu bisa kembali menyangkut di bawah jembatan.
Pembersihan ini diharapkan mampu menjaga kondisi Jembatan Ujungbatu tetap aman, kokoh, dan layak digunakan oleh masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitas transportasinya pada infrastruktur tersebut.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan perawatan terhadap berbagai fasilitas publik agar keselamatan masyarakat tidak dikorbankan oleh kelalaian ataupun keterlambatan penanganan.
Di tengah upaya tersebut, apresiasi datang dari warga. Anto, salah seorang masyarakat Ujungbatu, mengaku lega dan bersyukur karena tumpukan kayu yang sempat mengkhawatirkan akhirnya dibersihkan.
“Alhamdulillah, tumpukan kayu di tiang jembatan sudah dibersihkan. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati dan PUPR Rohul. Semoga Jembatan Ujungbatu selalu terjaga dan terpelihara, karena ini adalah akses penting bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga Ujungbatu, jembatan ini bukan hanya bangunan beton dan besi. Ia adalah penghubung kehidupan—jalur harapan, jalur ekonomi, dan jalur aktivitas sehari-hari. Karena itu, menjaganya bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan tanggung jawab bersama demi keselamatan dan masa depan masyarakat.(Julianto )






